Ariel Sudah Menemukan Pangeran Eric

Beberapa waktu yang lalu pihak Disney telah mengumumkan bahwa mereka sudah menemukan actor yang cocok mendampingi Halley Bailey (Little Mermaid) sebagai Pangeran Eric. Actor dimaksud adalah Jonah Hauer-King. Artinya para fans tak perlu terlalu kecewa walaupun actor sekaligus penyanyi Harry Styles dikabarkan menolak peran tersebut, karena Jonah juga tak kalah tampan dengan Harry.

Mengenal si “Pangeran Eric: pada film Little Mermaid

Jonah dapat dibilang bukan pendatang baru pada dunia hiburan. Sejak kecil actor berkebangsaan Inggris ini sudah sering tampil lintastoto pada mini series seperti Little Women dan Howards End. Dirinya pun pernah menjadi tokoh utama pada film A Dog’s Way Home dan Once Upon a Time in Staten Island.

Orang-orang yang berada di belakang layar film ini mengatakan bahwa Jonah akan menjadi orang yang tepat untuk memerankan kekasih Ariel tersebut terutama karena kemiripan sosoknya. Sama seperti Pangeran Eric, Jonah juga memiliki rambut berwarna gelap, sorot mata yang sayu, serta karisma seorang ningrat.

Selain Jonah, kabarnya Javier Bardem, Jacob Tremblay, Awkwafina, dan Melissa McCarthy juga tengah memasuki tahap negosiasi untuk turut berpartisipasi pada film tersebut.

Versi live action dari film The Little Mermaid ini akan dibesut oleh Rob Marshall yang sebelumnya menggarap film Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children, Nine, Mary Poppins Returns, Into the Woods, Chicago, yang sukses menyabet penghargaan bergengsi Oscar. Dari rekam jejaknya, dapat dibilang bahwa Marshall adalah sutradara spesialis film musical.

Halle Bailey tidak peduli kata haters

Dipilihnya Halle Bailey oleh sang Sutradara sejak awal memang telah menimbulkan kontroversi mengingat aktris tersebut tidak berkulit putih dan berambut merah. Dirinya pun sempat menjadi sasaran bully para haters yang konon para fans berat film tentang putri duyung mungil yang cantik ini.

Meski soal rambut dapat diwarnai dengan mudah, namun tetap saja Halle banyak mendapat komentar jahat terutama berhubungan dengan rasisme. Hal ini tak berubah walaupun Halle telah membuktikan bahwa dia bisa menjadi Ariel yang tepat karena mempunyai suara yang merdu. Meski demikian beberapa pihak rupanya masih tetap tak setuju dengan keputusan sang sutradara.

Syukurlah hambatan ini tak membuat Halle sedih dan putus asa. Pada sesi wawancara dengan media Variety dia mengaku tak mempedulikan ucapa para haters dan menjamin akan tetap menikmati produksi film dimana dia menjadi pemeran utamanya tersebut. Lebih jauh Halle mengatakan bahwa dipercaya mendapat peran tersebut seperti mimpi baginya dan dia bersyukur karena dapat mengabaikan hal-hal negative dari haters.

Halle juga mengaku bahwa peran Ariel memang besar, dan menjadi bagian dari produksi film yang menakjubkan tersebut adalah hal yang indah. Walaupun demikian Halle sadar bahwa performa terbaik pun tak akan dapat memuaskan semua pihak, namun dia tengah berupaya untuk menampilkan hal itu. 

Tak hanya Halle yang pernah mengalami hal tersebut, beberapa pesohor bahkan pernah sampai harus menutup akun media sosialnya karena bombardier ujaran kebencian dari haters. Menurutnya, salah satu orang yang menguatkannya adalah Diane Huey. Dia adalah pemeran Ariel pada teater musikan The Little Mermaid. Perlu diketahui bahwa Huey juga aktris non kulit putih atau ras Kaukasia. 

Hampir sama seperti Halle, Huey juga kerap menuai hujatan dan perundungan. Dia mengatakan kepada Halle untuk tak mempedulikan para haters karena akan selalu lebih banyak fans yang mendukungnya daripada mencelanya.